Alahmdulillah td siang 21 februari 2011,keluarga rumah as-syams ke Royal mall utk acara ukhuwwah.
agenda :
1.pengisian and sharing setiap seorang utk mantapkan hati kami para daie.
2.undian tukaran hadiah. : setiap nama di tulis atas 1kertas then msg2 undi cabut dpt 1nama.so,kena belikan hadiah utk sahabat yg ade dlm kertas tu based on kesukaan and apa yg disukai org tersebot.hihi.
3.MAKAN BERSAMA-SAMA
mula mula cabut undi tu kan3 dapat nama sarah,pastu dah terpikir dah pon nak beli ape.sbb mmg tau dari dulu die suke ape.tapi tiba tiba je tiah cakap dia dapat nama die sendiri.adoi3.dukacita di maklumkan terpakse la cabut nama sekali lg.kali kedua cabut dpt nama...jeng3..nama ANIM! hahahahahha.
besh3.sbb tau ape yg die perlukan :p
setelah puas pusing tempat shopping tu,so dah jumpa benda nya.hihi.tadaaaa! here :
headfon biru for her ;)
and i got a gorgeous book from mutiah ;)
p/s : mmg dh gtau siap2 syarat adiah ade unsur pink :p
so,ini lah sedikit sebanyak sedutan episod kami tadi ;)
So,kat sini nak cerita sikit psl 'di jalan dakwah aku menikah' , and btw credit to tiah sbb gv me this book ;)
Di jalan apakah Anda menikah?
"DI JALAN DAKWAH, AKU MENIKAH"
Jalan para nabi dan syuhada, jalan orang-orang soleh, jalan para ahli syurga..
Jalan ini menawarkan kelurusan orientasi, bahwa pernikahan adalah ibadah.
Bahwa berkeluarga adalah salah satu tahapan dakwah untuk menegakkan kedaulatan di muka bumi Allah SWT.
BAHAGIA
Bahagia itu adalah kosakata ruhani, dengan demikian sesungguhnya ia tak akan dicapai dengan jalan materi. Ia hanya dicapai dengan jalan ruhani. Materi tak akan pernah bisa memuaskan nafsu manusia, berapapun banyaknya.
Kebahagiaan itu letaknya di hati yang mampu mensyukuri seluruh nikmat yang Allah berikan. Pada jiwa yang senantiasa mendambakan keridhaan Allah, pada pikiran yang senantiasa tersibghah dalam kebenaran.
Kebahagiaan itu bersumber dari: keimanan yang mendalam, ketundukan yang tulus atas ketentuan Allah, kelapanagn hati dalam menerima perintah dan larangan Nya.
Bahagia itu ada dalam hati, tersimpan dalam jiwa. :)
"DI JALAN DAKWAH, AKU MENIKAH"
Jalan para nabi dan syuhada, jalan orang-orang soleh, jalan para ahli syurga..
Jalan ini menawarkan kelurusan orientasi, bahwa pernikahan adalah ibadah.
Bahwa berkeluarga adalah salah satu tahapan dakwah untuk menegakkan kedaulatan di muka bumi Allah SWT.
BAHAGIA
Bahagia itu adalah kosakata ruhani, dengan demikian sesungguhnya ia tak akan dicapai dengan jalan materi. Ia hanya dicapai dengan jalan ruhani. Materi tak akan pernah bisa memuaskan nafsu manusia, berapapun banyaknya.
Kebahagiaan itu letaknya di hati yang mampu mensyukuri seluruh nikmat yang Allah berikan. Pada jiwa yang senantiasa mendambakan keridhaan Allah, pada pikiran yang senantiasa tersibghah dalam kebenaran.
Kebahagiaan itu bersumber dari: keimanan yang mendalam, ketundukan yang tulus atas ketentuan Allah, kelapanagn hati dalam menerima perintah dan larangan Nya.
Bahagia itu ada dalam hati, tersimpan dalam jiwa. :)
“Perumpamaan orang-orang mukmin dalam cinta, kasih sayang dan kelembutan hati mereka adalah seperti satu tubuh. Apabila satu anggota tubuh menderita sakit, terasakanlah sakit tersebut di seluruh tubuh hingga tidak bisa tidur dan panas” (Riwayat Bukhari dan Muslim)
Menikah, sepertinya indah dan penuh bunga-bunga harapan. Memulai hidup berdua dengan seseorang yang (akan) kita cintai sepenuih hati... ;)
Membingkai ibadah dalam sebuah rumah tangga, satu keindahan yang tak bisa diungkap dengan kata-kata.
Tetapi nikah juga menyiratkan segurat kekhawatiran. Mungkinkah ada seseorang yang “tepat” bagi kita? Bukan hanya tepat dalam pandangan fisik duniawi, tetapi tepat dalam semangat dan cita-cita untuk senantiasa produktif berkarya bagi umat.
Pernikahan adalah sebuah fasa dalam kehidupan manusia. Pernikahan bukanlah terminal terakhir, bahkan ia menjadi awal bagi sebuah proses perubahan. Maksudnya, janganlah Anda berharap akan menemukan seseorang dengan segala sifat kesempurnaan sesuai idealitas yang Anda bangun. Bahkan jika Anda agak lambat mendapat pencerahan, proses perubahan atau pembalikan menuju kebaikan, boleh saja dimulai setelah beberapa waktu pernikahan berjalan. Tak ada kata terlambat. Hanya saja jika salah pilih, proses itu akan berjalan lambat, atau bahkan akan bergeser dari arah kebaikan.
Anda jangan hanya ingin “terima jadi”, bahwa seorang ikhwah yang ideal, atau akhawat yang sempurna, datang kepada kamu dan memenuhi segala criteria yang kamu harapkan.
Tetapi nikah juga menyiratkan segurat kekhawatiran. Mungkinkah ada seseorang yang “tepat” bagi kita? Bukan hanya tepat dalam pandangan fisik duniawi, tetapi tepat dalam semangat dan cita-cita untuk senantiasa produktif berkarya bagi umat.
Pernikahan adalah sebuah fasa dalam kehidupan manusia. Pernikahan bukanlah terminal terakhir, bahkan ia menjadi awal bagi sebuah proses perubahan. Maksudnya, janganlah Anda berharap akan menemukan seseorang dengan segala sifat kesempurnaan sesuai idealitas yang Anda bangun. Bahkan jika Anda agak lambat mendapat pencerahan, proses perubahan atau pembalikan menuju kebaikan, boleh saja dimulai setelah beberapa waktu pernikahan berjalan. Tak ada kata terlambat. Hanya saja jika salah pilih, proses itu akan berjalan lambat, atau bahkan akan bergeser dari arah kebaikan.
Anda jangan hanya ingin “terima jadi”, bahwa seorang ikhwah yang ideal, atau akhawat yang sempurna, datang kepada kamu dan memenuhi segala criteria yang kamu harapkan.
Tetapi kamu harus rela dan berani untuk bersama-sama membangun peribadi yang diharapkan. Menerima tidak hanya pada kelebihannya, tapi juga pada kekurangan yang pasti ada padanya, sebagaimana juga ada pada kamu. Yang penting kamu mantap bahwa ia yang terpilih adalah seorang yang memiliki visi dan misi yang sama.
Itulah antara apa yang telah dicoretkan oleh Ibu Ida Nur Laila di dalam buku ni.da terang lagi bersuluh dijelaskan bahawa jika kita mahukan yang terbaik, kita mestilah menjadi yang terbaik. Bagaiman caranya, jawapannya ada pada diri masing-masing ;))
*Adakah saya boleh menjadi yang terbaik untuk .......?
off.
p/s : Alhamdulillah utk biah solehah ini.





1 comment's love:
Mantab. Luar biasa....!!!! Selamat segera menikah....!!
Post a Comment