Pages

10 Aug 2011

LEKA

Bismillahirrahmanirrahim.
Almdullillah,setinggi tinggi kesyukuran kpd Al khaliq for maked my every single planning berjalan dgn smooth and on time :)
Tadi siang starting 8am till 3pm,smart study program has been held :)
Almost 100 students attend and give cooperate for all the slot that we are performed.
And esoknya will be continued for the other session.! :)


So,td balik je dari program,sgt exhausted! serious :(
mule ingat wanna get a nap *for a while*
sekali tdo sampai pukul 6stgh! im forgot my usrah. nasib baik lah one of my usrahmate call sbb die nak fetch kat rumah utk pegi usrah sekali. rushing solat ape semua. terus bertolak ke rumah naqibah. sampai terlupa nak bw any foods for iftar =(
Alhmd,sbb indahnya ukhuwwah rupanya food for my break-fasting has been ready by them! terharu. ihihi.


So nak share sikit la ape yg dpt pd hr ni :) most relate dgn diri sendiri,kita busy dengan program membantu ummah.kalau yg jd cikgu,sibuk memikirkan hal students yg blh thn dasyat perangai mereka now a days.
kita plan and manage prog mcm2 utk mereka yg dahagakan pengisian rohani dan perlukan pencerahan.
Busy dpt invitation prog itu ini,tak sempat spend masa utk diri sendiri bagai.Tp,kita lupa tarbiyah dzatiyah kita sendiri :')
Terkesan dgn suatu kata-kata Tiada arti sebuah keberhasilan proses tarbiyah rasmiyah (pendidikan: formal) tanpa di iringi kemampuan seorang mutarabbi (anak didik) dalam mengaktualisasikan dirinya sebagai nukhbah (kader) yang dinamis, sensitif dan bijak (hay, hassas, hakim). Cermatilah kecermelangan tarbiyah dzatiyah (pendidikan diri) tokoh-tokoh sejarah berikut.
Kegagalan Tarbiyah Dzatiyah
Pernah kdg kita merungut bila segala program yg kita lakukan,tak berjaya mencapai tahapan yg di target.ummah atau mad'u masih seperti itu.Tp pernahkah semua di antara kita semak balik diri? 
Beberapa episode perjalanan Bani Israel bersama Nabi Musa mengajarkan kita betapa pentingnya tarbiyah dzatiyah. Mereka tahu kedatangan Nabi Musa untuk misi penyelamatan. Apapun yang mereka alami, kemenangan adalah kepastian. Namun, mereka gagal (Qs. 7:128-129). 
Tenggelamnya Fir’aun di laut dan selamatnya Bani Israel dari Fir’aun, tak menyisakan setitikpun keraguan untuk memasuki Bumi Suci yang dijanjikan (QS 5:20). Namun, peristiwa itu seperti terjadi tanpa kuasa Allah. Mereka lebih memandang tubuh besar bangsa Amalek (raksasa) yang menduduki Kota Suci daripada janji kemenangan dari Allah, Berita tenggelamnya Fir’aun yang perkasa adalah kegemparan besar yang mampu membuat siapapun lari tunggang-langgang menghadapi pengikut Nabi Musa. Namun, mereka justeru menyampaikan ungkapan dekil yang khas, agar Musa dan Allah berperang disana, baru sesudah itu mereka masuk.
Kerananya, mereka dikutuk. Berputar-putar di padang Tih, 40 tahun tak dapat memasuki kota suci yang dijanjikan. Allah masih memberikan mereka perlindungan berupa awan yang menaungi mereka dari sengatan terik matahari dan makanan instan Manna dan Salwa. Namun, baru beberapa saat mereka sudah protes, “Hai Musa, kami tak bakal sabar menerima satu jenis makanan. Karenanya berdo’alah untuk kami kepada tuhanmu, agar Ia mengeluarkan untuk kami tumbuhan bumi. (Qs. Al-Baqarah:61)
Tarbiyah Dzatiyah penting untuk diri setiap muslim karena dapat meningkatkan potensi dan kualitas diri. Tentu saja harus dilakukan secara berkesinambungan karena pembinaan tidak bisa dilakukan secara instan dan sebentar. Kerana pembinaan yang baik adalah pembinaan yang dimulai sejak dini.
:)

bersama mereka yg inginkan pegislahan
10/8/2011 : 9am
Jom jaga iman!
terus gagah menuju taqwa! :)

0 comment's love: